Pelaksanaan Kegiatan P5 Kearifan Lokal di SMP Negeri 9 Yogyakarta - Merajut Budaya dan Karakter
Pada tanggal 14 - 18 Oktober 2024 SMP Negeri 9 Yogyakarta menggelar kegiatan yang penuh makna melalui Program Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema Kearifan Lokal. Acara ini bertujuan untuk menanamkan kecintaan terhadap budaya dan tradisi Yogyakarta di kalangan siswa, sekaligus memperkuat karakter yang berpijak pada nilai-nilai lokal yang luhur.
Kegiatan dimulai dengan upacara pembukaan yang diresmikan oleh Kepala Sekolah, Drs. Sugiharjo, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya menjaga dan melestarikan kearifan lokal Yogyakarta sebagai bentuk identitas budaya bangsa yang harus terus diwariskan kepada generasi muda.
Selama lima hari penuh, para siswa mengikuti berbagai kegiatan yang sarat nilai edukasi dan kebudayaan. Salah satu yang paling menarik adalah pengenalan sejarah dan tempat-tempat bersejarah Yogyakarta, seperti Alun-Alun Utara, Kraton Yogyakarta, serta kunjungan langsung ke Museum Sonobudoyo dan Kraton. Melalui kegiatan ini, siswa belajar lebih dalam tentang sejarah Yogyakarta dan peran penting tempat-tempat tersebut dalam membentuk identitas budaya kota ini.

Foto Kunjungan ke Kraton Yogyakarta

Foto Siswa melihat pertunjukan wayang di Kraton Yogyakarta
Tidak hanya itu, siswa juga diajak mengenal lebih jauh tentang pakaian tradisional Gagrak Yogyakarta, yang menggambarkan nilai-nilai keanggunan dan filosofi hidup masyarakat Yogyakarta. Dalam keseharian, mereka diajak untuk mempraktikkan karakter PKJ (Pendidikan Khas Kejogjaan), yang bertujuan menanamkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan kejujuran melalui kegiatan-kegiatan yang menyenangkan.
Kegiatan ini juga menghadirkan sesi khusus tentang makanan dan jajanan tradisional Yogyakarta. Siswa belajar mengenai ragam kuliner lokal yang kaya akan cita rasa, diakhiri dengan sarapan bersama menikmati hidangan khas yang lezat. Tradisi kuliner ini menjadi jembatan penting untuk memahami kebudayaan suatu daerah.
Untuk menambah keseruan, siswa juga bermain permainan tradisional seperti Dakon, Bekel, Gatheng, dan Uding. Permainan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga mengajarkan siswa tentang kebersamaan, strategi, dan kecepatan berpikir. Selain itu, ada berbagai lomba seru seperti Eat Bulaga, Lomba Story Telling tentang cerita rakyat, Lomba Gobag Sodor dan Engklek, yang akan menantang kekompakan dan ketangkasan siswa.
Sebagai bagian dari pembelajaran reflektif, setiap siswa diminta untuk membuat laporan P5 mengenai pengalaman yang mereka dapatkan selama kegiatan. Ini adalah kesempatan mereka untuk mengasah kemampuan menulis, sekaligus merenungkan nilai-nilai yang telah mereka pelajari.
Pada hari terakhir, kegiatan ditutup dengan jalan sehat bersama, di mana siswa dan guru berjalan mengelilingi area sekitar sekolah, diikuti dengan sarapan pagi bersama dengan menu makanan tradisional, menciptakan suasana keakraban dan kebersamaan yang erat.
Kegiatan P5 ini diharapkan dapat membentuk generasi muda yang tidak hanya berpengetahuan luas, tetapi juga memiliki rasa cinta yang mendalam terhadap budaya dan kearifan lokal, serta menjadi teladan dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya Yogyakarta.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Bendera Berkibar, Prestasi Bersinar! Kapolresta Yogyakarta Hadir di Tengah Semangat Spelanta
Merah putih yang berkibar bukan sekadar kain yang membelah langit, melainkan simbol perjuangan, persatuan, dan tanggung jawab generasi penerus bangsa. Di bawah kibaran Sang Saka Merah P
Suara Pelajar Spelanta! - SMPN 9 Yogyakarta bersama KPU Kota Yogyakarta Gaungkan Pendidikan Pemilih Pemula
Sebuah bangsa tidak hanya dibangun oleh mereka yang hari ini memimpin, tetapi juga oleh generasi muda yang kelak berani menentukan arah masa depannya. Demokrasi yang sehat tumbuh dari w
Jogja Punya Cerita, Spelanta Punya Budaya - Karnaval Peringatan HUT ke-270 Kota Yogyakarta 2026
Ada hari ketika sebuah kota tidak hanya dirayakan dengan angka, tetapi dengan langkah, gerak, suara, dan ingatan yang diwariskan dari generasi ke generasi. Sejak dini hari Senin, 5 Okto
Satu Bangsa, Satu Pancasila - Spelanta Berdiri Tegak Memperingati Hari Kesaktian Pancasila
Pada instansi pendidikan seperti spelanta lapangan bukan sekadar menjadi tempat berkumpul. Ketika Merah Putih berkibar, barisan berdiri tegak, dan Pancasila kembali dikenang, lokasi yan
Memotret Kesiapan Belajar Kelas VII dengan Assessment General Check 2026
Pada Selasa–Rabu, 28–29 September 2026, seluruh siswa kelas VII mengikuti Assessment General Check yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dindikpo
Spelanta Bergerak, Ngeksigondo Berseri! SMPN 9 Yogyakarta Hidupkan Gerakan Yogyakarta Berhati Nyaman
Jumat, 25 September 2026, ketika aktivitas pagi warga Yogyakarta mulai bergerak keluarga besar SMP Negeri 9 Yogyakarta kembali turun tangan melalui Gerakan Yogyakarta Berhati Nyam
Ketika Wajah Jadi Kanvas, Sungai menjadi Arena - Outbound Kelas 7 2026
Siapa bilang belajar harus selalu duduk manis di dalam kelas. Selasa, 22 September 2026, siswa-siswi kelas 7 SMP Negeri 9 Yogyakarta justru memulai hari dengan sebuah petualangan seru d
Tubuh Sehat, Pelajar Hebat! Sehat untuk Berprestasi! SMPN 9 Yogyakarta Gelar Penjaringan Kesehatan Siswa
SMP Negeri 9 Yogyakarta dan Puskesmas Kotagede I menggelar Penjaringan Kesehatan Anak Sekolah bagi siswa kelas 7, 8, dan 9 pada 21–30 September 2026. Kegiatan ini menjadi bag
Satu Langit Spelanta, Beragam Doa, Satu Semangat Persaudaraan
Di sebuah sekolah, keberagaman tidak selalu harus dijelaskan dengan kata-kata. Kadang, keberagaman terasa begitu indah ketika setiap orang diberi ruang untuk menjalankan keyakinannya, s
Belum Punya Hak Pilih, Tapi Sudah Belajar Memilih! Spelanta dan KPU Jogja Bangun Generasi Demokratis
Sebelum suatu hari nanti mereka berdiri di bilik suara dan menentukan pilihan sebagai warga negara, para pelajar perlu terlebih dahulu belajar tentang arti sebuah pilihan. Berangkat dar